28/11/11

Keenggananku

hari-hari berlalu begitu cepat
tak lama lagi hari itu tiba
pelan-pelan moment itu menghampiriku
namun aku enggan untuk menghadapinya
tak siap, bingung dan takut

karena..
ketika aku harus menghadapinya
tak banyak hal-hal yang telah kucapai
dan tak banyak keberhasilan yang dapat kuceritakan

namun mau tidak mau aku harus menghadapinya
krn hari itu tetap datang menghampiriku meski aku enggan
kuharap smw akn baik-baik saja



 

Label: ,

25/11/11

Respon yang benar


Hai3x.. ketemu lagi.. hai3x dalam blog desi.. hai3x :D
Hiii para pembaca setia blogku… #ea..
pie kabare? How are you? Kumaha damang?
Aku harap masih tetap berrsemangatt yahh.. hiihihihii
Hari ini aku mau curhat plus bagiin sesuatu yang lagi aku dpt dan belajar bgt..:)
Selamat membacaa…

Beberapa hari yang lalu kan aku sharing tentang kita harus percaya dengan janji Tuhan dalam hidup kita, klu yang belum baca silahkan langsung meluncur ke SINI . Ternyata yahh teman-teman gak mudah untuk percaya sepenuhnya, kadang pasti ada aja si iib merusakdan mengintimidasi pikiran kita. Kenapa aku bilang begitu? Karena seminggu ini aku lagi mengalami itu.. hehe..
Tau gak? (pasti gak tau;p, makanya aku mau cerita:) sebenarnya aku lagi bergumul banget dengan satu hal, aku merasa kalau hal-hal lain aku bisa tanganin tp kalu hal ini sebelum menghadapi kadang aku udah ciut duluan, ngerasa gak bisa, gak mampu untuk menghadapi semuanya.. rasanya aku pengen nyerah aja tapi aku ga bisa menyerah karena aku harus menyelesaikannya banyakk orang yang menunggu aku menang dari satu hal ini, terutama Tuhan, diri aku sendiri dan keluarga aku.. klo aku menyerah aku langsung kebayang wajah orang-orang yang aku kasihi dan aku langsung termehek-mehek seketika… kalian tau apa satu hal itu? Itu adalah pacar aku yg pengen banget aku putusin secepatnya (baca=SKRIPSI.red).
Sampai sekarang aku belum putus sm doi, pengen buru-buru putus setelah selesai semua urusan.. hehe…
Jumat minggu lalu aku ke kampus untuk kasih bab 1 ke DP (dosen pembimbing 1) aku, dengan penuh harapan aku letakin diatas mejanya. Saat itu dosen gue udh pulang. Jadi beliau itu system bimbingannya adalah dengan taroh aja skripsi kita di atas mejanya, nanti diperiksa dan kita tinggal ambil sekitar 2-3 hari kemudian paling lama seminggu.  Aku sengaja ambil itu bab 1 seminggu kemudian, sambil aku ngerjain Bab 2 aku dirumah di hari-hari sebelumnya. Saat aku dtang aku dapet kabar gak enak.. dosen aku dr jumat lalu ternyata keluar kota. Jadi blum diperiksa sama sekali.. aku cuma bisa senyum sepet.. hehe.. alhasil aku lgs capcus ke perpus cari bahan utk nglanjutin bab2. Hari selasa aku kekampus lagi utk ambil bab 1 aku yang kali aja udh diperiksa eh bukan kali tp pasti. Pas aku sampai disana aku nanya ke temen aku yg udh jd asdos disitu, dia bilang Dosennya lagi ga mau nerima bimbingan, trus aku tanya ke staf TU apa bab 1 aku udh diperiksa setelah dia cari2 ternya jugaaa ga ada punya aku.. suerr tekewerr kewerrr.. galauu seketikaa di dalam hati.. tapi aku berusaha utk tetap tersenyum dan bersyukur.. aku keluar dari ruang dosen dengan SUMRINGAH dan CERIAH, berusaha mengucap syukur meski di alam bawah sadar mungkin udah nangissss dan jejeritaaann…
Jujur aku bertanya-tanya sama Tuhan. Kenapa saat gue udh mulai move on dan percaya bahwa aku bisa menang dalam hal ini. Tapi yang “kelihatan di mata“ adalah kemustahilan dan “sepertinya” pintu-pintu tertutup semua.. disini aku belajar agar jangan percaya dengan hal yg Kelihatan dan Sepertinya coz iman dan percaya itu bukan karena melihat… aku masihh belajarr dan berjuang utk tetap percaya sama Tuhan dan melakukan bagian aku dengan benarr…
Selain aku belajar dan berjuang utk terusss percaya, aku juga diingetin Tuhan tentang firman yang pernah aku dengerin beberapa bulan yang lalu pas lagi  ada pertemuan ibu-ibu n wanita single, yang bawain firman adalah tante Ribka. Beliau share tentang “RESPON yang BENAR”. Seringkali dalam perjalanan kehidupan kita menghadapi banyak tantangan, tul ga? Tantangan/masalah satu belum selesaii ehh datang lagiii masalah yang lain…berrr… rasanyaaa gimana gtuu, klo aku sendiri pengen protes, iyaaa.. pengen marahh juga iyaa… rasanya kedagingan lebih besar.. tapi ternyata Tuhan pengen aku punya respon yang benar..
respon yang benar itu adalah kita tetap bersyukur dan percaya bahwa Tuhan akan tidak meninggalkan kita dan menyelesaikan segalanya bersama dengan kita.. hmmm… beratt jg ye, hhhoo.. tapii harus bs pasti bisa dengan kekuatan dari Tuhan.. kelihatannya mang susahh bgt.. tp ternyata aku gak mengalami hal ini sendiri.. ada orang-orang yang mengalami ini dan dia menang kareana dia tetep punya respon yang benar kepada Tuhan, bahkan masalahnya lebih berat daripada aku.. Dia adalah Habakuk.. dalam doanya di kitab Habakuk 4:17 dikatakan
“meski pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun lading-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang”
Ini adalah masalahh yang dihadapi oleh pak Habakuk.. kelihatannya semuaa mustahiill, nihill dan tak mungkinn.. kalau aku jadi Habakuk bs nangis guling-guling n mencak-mencak, gimana ini dan itu, tapi aku tercengang dengan responnya.. diayat 18-19
“namun aku akan bersorak-sorak di dalam Tuhan, beria-ria dalam Allah yang menyelamatkan aku. ALLAH Tuhanku itu kekuatanku: Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku”
Mantraaappp kalii bah… yang aku dapetin disini adalah Habakuk tetap melekat pada Tuhan, Habakuk tau jelass kepada siapa dia harus percaya, dia mengerti dan paham banget bahwa dia gak sendiri dalam menghadapi segala hal, dia gak berjuang dengan kekuatannya sendiri, dia percaya dan tahu betul bahwa Tuhan selalu ada dipihaknya, lewat masalah juga Tuhan smakin membuat Habakuk kuat sbab Tuhan sendiri yang menjadi kekuatannya, bayangin Habakuk sendiri bilang Tuhan menjadikan kakinya seperti kaki rusa, wowww… dan dia juga tahu ujung-ujungnya Habakuk yang jd pemenangnya. Kya lagu nya Dewi Lestari “malaikat juga tahu, aku yang jd juaranya” hehe.. karena itulah Habakuk tetap bersorak-sorak/ bersukacita dalam segala himpitan, masalah dan ujian yang dihadapinya.
Pernah ga guys, kalian bertanya-tanya.. kenapa sihh aku harus punya respon yang benar terhadap Tuhan dlm menghadapi masalah?? Klu aku sendiri jawab dengan semangat 45 “PERNAHH!”.  ternyata ada jawabannya lohh..:D
1.       Setiap ada persoalan pasti ada jawaban. (1 Korintus 10:13)
“pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dank arena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui batas kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya.
2.      Persoalan adlah jembatan untuk menuju kapasitas yang lebih besar (1 Petrus 5:10)
“Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemulianNya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan, dan mengokohkan kamu, setelah kamu menderita seketika lamanya”
3.       Allah sedang mempersiapkan kita untuk melejit. Seperti anak panah yang busurnya harus ditarik mundur kebelakang agar anak panahnya meluncur/ melejit tepat pada sasaran..

(Aku berasa ditabok-tabokk dehh saat ngerenunginn ini, Habakuk aja yang pergumulannya lebiihhhhh, masih bs punya respon yang benar....:).
Hikks.. ajar desi Tuhan agar seperti Habakuk tetap melekat kpdMU dan bersukacita dlm segala masalah.. sebab di dalamMu saja kutemukan jawaban dan kemenangan.. Sekiannn…. Bless you all..:D

Read more »

Label: ,

09/11/11

Just Believe

Hiii all readers… pie kabare?? Hari ini gw mau share tentang sesuatu:D.. selamat membaca..
Seminggu ini banyak kegundahan yang lagi gw alamin.. gundahnya gw bukan karena cinta atau keluarga tapi tentang masa depan .. banyak hal tentang masa depan yang seliweran di benak gw, gimana ini, gimana itu, bisa ga gw mencapai ini dan itu.. wahhh.. banyakk dehhh…. Bawaannya pengen nangis aja, jadi MeTal (baca=melankolis total) Sampai tadi pagiii gw bangun gak ngerasain damai sejahtera. Alhasil gw ambil keputusan utk baca firman dari  
mazmur 37:3-5:
“Percayalah kepada Tuhan dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena Tuhan; maka Ia akan memberikan apa yang diinginkan hatimu. Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalan kepadaNya, dan Ia akan bertindak”
mazmur 42:6
Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!
amsal 3:5-6
Percayalah kepada TUHAN  dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri . Akuilah Dia dalam segala lakumu , maka Ia akan meluruskan  jalanmu.
kolose 3:17, 23
Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita. Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Banyak ya?? Emang ..;p. semua firman itu gw baca n gue tulis ulang ada yang smpai 7x dan 3x gw tulis di buku sate gw.. trus gue baca lagi berkali-kali.. karena gw  ga bisa berharap sama siapa-siapa, mau cerita juga susah krn gw orangnya ga bs ujug2 langsung curhat sm org..;). Jadi dengan gw baca firman, tulis firman itu dan baca lagi dengan kencang sampai telinga gw sendiri denger ternyata ituu ngaruhhh banget lohh.. benerr yg firman Tuhan bilang bahwa iman timbul dari pendengaran akan firman Tuhan.. dan seharian ini gw ngerasa lebih plong gt meski tetap berjuang juga krn tiba2 iib intimidasi gw lwt pikiran lagi..
Tuhan emang gak pernah tidur, guys. Dan tak pernah sekalipun Dia tinggalin gw n kalian juga.. saat gw lagi down banget Tuhan pasti ngirimin orang-orang utk nguatin, yg sering gw dapet adalah lwt SMS. Satu minggu lalu hp gw bener2 bersihh ga dapet sms firman atau nanyain kabar gw (berasa penting;p). padahal biasanya ramee tuhh inbox.. hahaa..
Trus dalam hati gw bilang gini ke Tuhan “Tuhan desi pengen dpt pesanMu dong”. Sebenernya sih gw ga usah segitunya kali ya, kan bs tuh gw buka alkitab langsung sendiri, tp ga tau kenapa gw pengen banget dan Tuhan bener2 kasih loohh 2 malahh..
Yang pertama gw dapet dr temen gue : “saat dunia seakan meninggalkanmu, saat semua terlihat mustahil untuk dijalani, yang dapat kita lakukan hanya BERSYUKUR, krn PERCAYALAH utk segala sesuatu ada waktunya, walaupun kita tidak melihat, tp kita PERCAYA itu semua INDAH pada akhirnya n Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sedetikpun. Karena Tuhan dahsayat diatas segalanya..” hmmm PAaSSS bgttt….. Thx bet utk smsnya
Yang kedua dr Ibu Gembala gw. Jarang-jarang loh beliau sms gw.. dan Gw percaya pasti BuGem gw ini Tuhan yang gerakin, begini isinya : FirmanNya tetaplah kuat menghadapi keadaan apapun, hari-hari ini banyak hal yang membuatmu kecewa, karena orang2 disekelilingmu tidak mudah mngerti dg apa yang kamu pikirkan. Tetaplahbersemangat, walau fisikmu lelah. Tuhan mjd tempatmu bersandaryang paling aman. Berdoalah terus dengan tekun itu satu2nya jalan untuk mendapatkan jawaban yang memuaskanmu. Ingatlah ada masasepertinya kamu ditinggalkan dan sendirian. Tapi tetaplah percaya karena pertolonganmu akan datang tepat waktunya. Teruslah berharap karena esok pasti lebih baik. Percayalah. Gbu
Hikkkss… gw nangis ngetik pesan dari mereka.. yang gw tangkap dari semua adalah PERCAYA.. Tuhan mau gw tetap percaya utk semua janji-janjiNya dalam hidup gw, tetap yakin dengan panggilan Tuhan dalam hidup gw meski banyak prosesan yang harus gw hadapi.. maksud Tuhan smw itu bukan utk melemahkan gw tapi itu untuk mendewasakan hidup gw agar gw nantinya siap dan tahan uji. Thx God.. dalam hal-hal yg gw alamin ini, gw bisa merasakan betul penyertaan Tuhan, betapa Tuhan baikkk bangett, Dia gak pernah membiarkan gw jatuh smpai tergeletak.. baikknyaa Engkau Bapa T.T (air mata w netes-netes:)
Btw, hari ini gw ke gereja doa rabu bareng nyokap..
Memang rutin sih setiap Rabu ada doa di gereja, tapi udah 2 minggu berturut-turut gw gak ikut minggu pertama karena gw komsel, minggu kedua gw udh kegereja tapi ternyata saudara-saudara tidak ada orang yg datang.. hahahaha.. alhasil gw pulang lagi dehh:D. Tadi gw berangkat cukup bersemangat, dan ga tau juga kenapa gw juga lg haus banget, pengen denger lagi apa kata Tuhan untuk gw lewat firman yg disampaikan hari ini.. dann benerr dehh firman yang disampeinn nyambung bangett bs dibilang sama dg yg gw dpt dari pagi tadi n dari sms2 yg gw dpt.gw diteguhin lagi dengan firman:

Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham tetap berharap juga dan percaya bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: “Demikianlah banyanya nanti keturunanmu”.
Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, tubuhnya sangat lemah, karena usianya kira-kira  seratus tahun, bahwa rahim Sara telah tertutup.
Tetapi  terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah, dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan.
Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran.
Roma 4: 18-22
Berrrr…… sama kannn.. intinya adalahhh percayaaa… berimann….
Pendeta gw bilang gini pas khotbah: Tuhan memilih dan memanggil kita anak-anaknya ada tujuannya yaitu utk menggenapi janji-janjiNya/panggilanNya dalam hidup kita.
Seperti Abraham dimana Tuhan menjanjikan dan memanggil dia untuk menjadi Bapa banyak bangsa.. hmm.. kalo dipikir-pikir mana mungkin.. wong dia aja blom punya anak, usianya udh seratus tahun,fisiknya udh lemah, ditambah lagi  istrinya si Sara sudah mati haid yg kelihatannya dng pikiran manusia gak mungkinn.. tp jalan kita bukan jalan Tuhan.. Tuhan punya cara yg indah yg gak pernah disangka-sangka.. Mendengar janji Tuhan itu Abraham percaya pada Tuhan tanpa ada embel-embel.. percaya 100%, bahkan dibilang “Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham tetap berharap juga dan percaya bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, Imannya tidak menjadi lemah, terhadap janji Allah ia tidak bimbang, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah” secara gitu lohh Babeh sendiri yg bilang..:D. makdarit(maka dari itu), ketika Abraham percaya Tuhan memperhitungkannya…
Firman ini bener2 nemplak sekaligus nguatin gw.. :D
Bagaimana dengan saya dan kamu? Apa janji Tuhan? Dan apa panggilan Tuhan utk hidup kita secara pribadi? Yukk cekk bareng-bareng..:)).
Mungkin hari ini kamu yg baca lagi ngalamin hal yg sama dengan yang gw alamin, sedang berada dalam kegundahan, persimpangan jalan, ingin menyerah tp gak menyerah (ky lagu armada ye?? haha), berada dalam keadaan gelap n kabur.. tapi ternyata, Tuhan mau kita tetap pegang janjiNya Tuhan, tetap berada dalam tracknya Tuhan dan gak berlari dari panggilan Tuhan, seperti Abraham.. pasti kita kadang mikirr “aje gilee susahh booo… iman gw blom sebesar Abraham..” gw juga mikir gtuu..;p.
gw bisa bilang pasti kita gakk mampu punya iman kaya Abraham, eiittss jangan protes dulu blom selesai ngomong, cuy;D. kita gak akan pernah bisa klo kita percaya dengan Mengandalkan Kekuatan Sendiri.. kita bisa klo KITA MENGIKUTSERTAKAN TUHAN.. caranya? Dengan kita bangun hubungan yang DEKEEETTTT bangettt sama TUHAN dan jangan lupa juga DENGAN BACA FIRMANNYA. Karena dengan baca firmanNYA kita dikuatin dan saat lemahh pasti ada aja Firman yang muncul di hati kita dan Tuhan juga PASTI kasih kita kekuatan.. Jadi yuukkk kita sama2 majuu.. sama2 pegang janji Tuhan, n berada dlm tracknya Tuhan (nyarii temen..;). Gw juga masih dalam proses.. masihh terusss berjuang… saling mendukung dalam doa yahh friends:D Percayalahhh! Percayalahh! :D
^Jesus with Us^

Label: ,

07/11/11

Doa Mohon Pengampunan

By: John Wesley




Ampuni, ya Tuhan:
dosa karena kelalaian maupun karena perbuatan yang
kami lakukan 
dosa masa muda dan masa dewasa kami;
dosa jiwa dan dosa tubuh kami ;
dosa yang tersembunyi maupun yang terang-terangan;
dosa karena kebodohan dan ketidakmengertian kami;
dan dosa yang kami lakukan dengan sengaja, bahkan 
dengan sombong;
dosa yang kam lakukan untuk menyenangkan diri sendiri
dan dosa yang kami lakukan untuk menyenangkan orang lain;
dosa yang kami sadari dan kami ingat, 
dan dosa yang telah kami lupakan;
dosa yang berusaha kami sembunyikan dari orang lain
dan dosa kami yang membuat orang lain sakit hati; 
ampuni ya Tuhan, ampuni semua demi Dia, 
yang mati untuk menghapuskan dosa kami dan bangkit
untuk membenarkan kami, 
dan sekarang berdiri di sebelah tangan kanan-Mu 
untuk bersyafaat bagi kami, Yesus Kristus Tuhan kami.
(sumber: Tenney, Tommy. Bagaimana Bedoa dengan Kuasa Kehausan(Jakarta: Light Publishing, 2011))
Read more »

Label: