31/01/12

Maaf Aku Telah Membuatmu Menangis


Pagi itu yang cerah..
Aku segara bangun dari tempat tidurku..
Menghadap sang Penulis hidup dan bersyukur kepadanya..
Seperti biasa aku segera turun ke bawah utk melakukan aktifitasku
Entah kenapa hari itu telinga kiriku terasa sakit
Aku hanya duduk di depan sofa dimana mama dan papaku sedang berdialog
Aku bergumam smbil memegang teling dan berkata “aduh telinga kiriku sakit..”
Dengan spontan papa dan mamaku bertanya mengapa? Namun aku sendiri tak mengerti mengapa..
Mamaku berinisiatif untuk medoakanku, dan papaku pun begitu..
Ketika didoakan aku hanya bisa tutup mata dan merenungi setiap kata yang mengalir 
Terdapat pesan Tuhan yg diberikan kpdku lewat mamaku
Aku hanya diam menanhan isak sementara air mata ini terus mengalir..
Huff… dalam doa ku hela nafasku dan berpikir kapan aku bisa membahagiakan mereka?
Doa yang mereka panjatkan kpd Sang Penulis bertubi-tubi ditujukan padaku..
Kasih mereka begitu besar utkku, namun belum ada yang bs kuberikan..
Doa masih berlanjut..selang beberapa waktu kata Amin mengakhiri doa mama dan papaku..
Dengan segera papaku mengambil minyak dan dioleskannya di leher dan belakang telingaku..
Mamaku adalah seorang ibu yang ekspresif, papaku adaah seseorang yang tenang namun ku tahu di hatinya penuh doa yang tak pernah habisnya dipanjatkan kpd Tuhan ..
Setalah doa dan minyak sudah dibalur aku berbalik ke mamaku  memeluknya dan berkata “trimakasih ya ma”,
Lalu berlanjut aku peluk papaku dan mengatakn yang sama sambil menangis.. papa membalas pelukanku sambil menangis dan berkata pada Tuhan “ Tuhan, aku berharap hanya padaMu untuk membentuk anakku ini, berkati dia Tuhan, berkati dia”
Seketika itu juga aku menangis lepas.. dan berkata dalam hati Tuhan “bimbing aku utk bisa bahagiain papa mamaku…”
Disitu aku bisa melihat dan merasakan bahwa tak ada kata lagi yang bisa dikatakan, tidak tau apa lagi yang bisa dilakukannya padaku.. sehingga membuat papa menangis dan berserah sepenuhnya pada Tuhan..
Pa maafin sku, aku telah membuatmu menangis..
Sebenarnya ada 1 hal yang mama, dan papa inginkan terjadi namun ku belum  mewujudkannya..
Namun seringkali aku ragu apakah aku bisa mencapai dan meraihnya?
Tuhan.. sungguh aku tidak mengerti dan lemah utk menghadapinya sendiri, akupun tak tahu harus bagaimana tp meski aku tak mengerti mataku akan tetap memandang padaMu, sbab daripadaMulah pertolonganku..akupun percaya dan pegang janjiMu bahwa Cukuplah Kasih KaruniaMu utkku bahwa dalam kelemahankulah KekuatanMu Bekerja.. Pimpinlah aku ya Tuhan.. disepanjang jalan hidupku.. sbab Engkau bagaikan suluh bagiku, maka saat berjalan besamaMu aku tidak akan tersesat..



Label: , ,

Pasangan Beda Agama? Heemm Tapi Dia Bae Bangeettt ...

Guys, kali ini topiknya tentang pacaran beda agama. Benernya kalo bicara soal boleh atau tidak boleh, jawabannya as clear as the sky.  Ngga boleh. Why? Because the bible said so.

                Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? 2 Kor 6 : 14

          DONE. :p But now, I want to go a little deeper.

          “Kenapa pertanyaan ini bisa muncul? Kalau sebenernya jawabannya udeh jelas banget, kenapa tetep ada org2 yg menanyakan hal ini?”

          Salah satu alasan yang sering gue denger adalah,

          “Co ini bae sekali cik. Jauhhh lebih bae daripada temen2ku yang Kristen. Bertanggung jawab, kerjanya bener, sopan. Aku pernah beberapa kali deket sama co-co yang Kristen tapi mereka tuh ngga sebae co ini.”

          Memang, itu fakta.  Ngga jaminan co Kristen itu lebih baik daripada co yang bukan Kristen. Kadang justru org-org non Kristen itu lebih baik, lebih sabar, lebih pengertian, lebih romantic, lebih bertanggung jawab, lebih sayang anak-anak, lebih dewasa, ngatur uang lebih pinter, dan segala lebih-lebih yang laennya.

          “Trus kalo gitu, ngga papa donk cik?!”

         Guys, a good man is not enough but build a good marriage. A good man IS NOT ENOUGH. Beneran guys, is not enough … Marriage life is wonderful but also very tough. That’s a why only a good man is not enough.

          I’ll tell you why it’s not enough …

          Di dalam buku Fit To Be Tied, Bill Hybels, ada 3 alasan kenapa Tuhan memberi perintah untuk HANYA menikah dengan orang-orang seiman.

          Common Treasures
          Guys, kalo kalian sudah bener-bener lahir baru dan punya hubungan pribadi dengan Tuhan Yesus, you’ll know that God is our most precious treasures. Tuhan itu harta kita yang paling berharga. Kalau kamu pernah ngerasain, hatimu dijamah, disentuh sama Tuhan, kamu pasti tau bahwa Yesus itu bener-bener yang paling utama dan paling berharga.

     Nah, ketika kita menikah, kita tentu berharap kita bisa membagi kehidupan kita dengan orang yang sangat kita sayang. Kita bermimpi bisa share our dreams, share our laugh, share our hobbies, pokoknya share everything. En kalo Yesus bener-bener yang utama dalam hati kita, tentunya kita pengen juga share itu ke pasangan kita! Tapi apa jadinya kalo pasangan kita ngga merasa bahwa Tuhan itu yang utama?

          Bill Hybles cerita tentang seseorang wanita yang sehabis kebaktian dateng nyampirin Bill dan bilang,

          “Do you know what it’s like to go home after a service like this and be so filled with Gods grace that you think you’re going to explode – but … you can’t share that with your spouse? It’s awful. God has forgiven me from my disobedience, but everyday I live with the pain of the mistake I made years ago.” (Fit to be tied, page 49   

          Gue terpana pas baca itu. En mikir, bener juga. Rasanya pasti menyakitkan, kalo gue pulang kebaktian, en dikuatkan luar biasa oleh khotbah atau oleh puji-pujian, or gue mendapat banyak berkat rohani,kita lagi berapi-api banget en penuh semangat berkobar-kobar, tapi bukannya denger suami kita bilang, “Wah Tuhan emank luar biasa!”, bukannya ngeliat dia tersenyum dan minta kita cerita lebih banyak lagi, yang kita dapatkan justru suami yang bengong, tetep asik nonton TV, atau malah bilang, “Ngomong apa sih kamu?”
          THAT WILL BE AWFUL!

          Atau ketika kita lagi sedih, lagi down, lagi butuh dikuatkan, bukannya suami yang bisa mendoakan kita, bacain Alkitab, ingetin khotbah Pdt minggu lalu, tapi suami kita cuman diem aja. Atau bahkan kita ngga berani share, karena takut dianggap, “Org Kristen kok kerjanya ngeluh mulu … katanya Tuhanmu hebat.”

          Salah satu saat-saat paling indah dalam pernikahan gue, adalah ketika gue lagi takut, lagi kuatir, en gue bisa dengan bebasnya bilang ama suami gue, “Hun, aku takut …  aku takut banget. Tolong doain donk.” En abis itu suami gue bakal doain gue. Rasanya tuh lega, en bersyukur punya suami yang bisa sama-sama diajak masuk ke takhta Kasih Karunia Allah. Sama-sama bisa berlutut en bicara pada Allah yang sama tentang apapun.             

          Common Blueprints
           Guys, ketika kita menikah, kita masing-masing masuk ke pernikahan dengan idealisme dan impian masing-masing. En seringkali impian itu terbentuk dari pernikahan orang tua kita. Entah kita pengen punya pernikahan seperti mereka atau kita justru NGGA PENGEN punya pernikahan seperti mereka. :p

          Masalahnya, seringkali, standart kita dan pasangan kita berbeda, karena keluarga kita berbeda. Nilai-nilai yang dianut berbeda.

          Nah, ketika kita dan pasangan kita sama-sama orang percaya kepada Yesus, kita tau bahwa standart yang harusnya menjadi standart kita adalah Alkitab.  En ketika kita menemui masalah dalam pernikahan, kita tau kemana harus mencari jawaban. Di dalam Alkitab! Tapi apa jadinya, kalo kita dan pasangan kita punya standart yang berbeda? En ngga punya blueprint yang sama?? Kemana kita harus mencari jawaban? Pusink toh.

          En begitu juga dengan mendidik anak. Kita perlu blueprint, anak-anak ini mau dididik seperti apa. Kita mau mereka jadi anak yang seperti apa. Alkitab jelas kasih blueprint buat mendidik anak. Tapi apa jadinya kalo kita pengen menuruti perintah Alkitab tapi pasangan kita tidak??

         Minggu lalu, Tepen sama gue pergi ke seminar parenting di sebuah gereja. En it really touched my heart, ketika ada kebenaran-kebenaran FT yang penting dalam mendidik anak, Tepen buru2 catet, en kadang2, dia usap-usap perut gue dengan tampang serius. He didn’t say anything but I knew from his serious face that he’ll take the responsibility to teach our kids in God’s way very seriously. En sebagai calon nyokap, ngga ada yang lebih menggembirakan selaen tau bahwa gue ngga harus memikul beban mendidik anak-anak di dalam Tuhan sendirian … but I have my God and my husband as my teammate!

(soal anak-anak please read this free e-book “Mencari Ayah Yang Baik Buat Anak-anakku”   http://hanshinta1.blogspot.com/2011/10/mencari-ayah-yg-baik-untuk-anak2ku-part.html

          Tapi apa jadinya kalo kita punya kerinduan anak-anak dididik cinta Tuhan, melayani di Gereja, tapi pas kita mo ngajarin dia berdoa makan aja, ayahnya bilang, “Ngapain doa-doa? Emank Tuhan yang kasih kamu beras? Kan Papa yang kerja keras!” That will be awful!

          Common Strength
          Menurut gue ini salah satu alasan utama, kenapa just a good man is not enough. Guys, suka ngga suka, ngaku ngga ngaku, sadar ngga sadar, kita itu hidup di dunia yang kejam di dunia yang penuh dosa, di dunia yang ngga adil.

          Sebagai anak Tuhan, kita tidak kebal terhadap penderitaan. Tuhan Yesus ngga pernah menjamin, kita ngga akan ngalamin PHK, ngga akan kena kanker, ngga akan mengalami sakitnya ditinggal mati org2 yang kita kasihi … Tuhan ngga pernah janjiin itu.

          Kita bisa kena kanker, suami kita bisa kehilangan pekerjaan, anak kita bisa sakit bahkan mungkin meninggal dalam kecelakaan, usaha kita bisa bangkrut. All of this can happen.

          Oh, tentu saja gue percaya pada pemeliharaan Tuhan, tapi ingatkah kita akan cerita Ayub? J Di mana Tuhan sendiri yang mengizinkan semua pencobaan itu terjadi dalam hidupnya … (tentu saja Tuhan mengizinkan itu terjadi karena Tuhan ingin mengasah karakter Ayub dan memberkati Ayub lebih luar biasa lagi. But when all that disaster happen, ayub didn’t understand … ayub menderita!)  

          We’ll never know what will happen. We’ll never know.

          Gue inget bulan kemaren, gue cerita ama suami gue, tentang seorang temen yang anaknya terkena autis. En gimana perjuangan mereka suami istri mendampingi anaknya sampai anaknya bisa mengalami kemajuan yang luar biasa. Bener-bener praise God. Kalian tau apa yang dikatakan suami gue?

          “Well, you know, this also can happen to us … tapi jangan kuatir. Kalo itu terjadi, we’ll face it together.”

          En gue senyum trus bilang, “Yup, we’ll face it together with God.” :D

          Tidakkah itu melegakan guys? Tau bahwa anything can happen, but we don’t need to worry, coz we have powerful God! And we have each other … Apapun yang terjadi, kita sama-sama tau, kita bisa datang ke tahta Kasih Karunia Bapa dan memohon kekuatan dari Bapa. Sebagai manusia, kita bisa ambruk, bisa ngga kuat, tapi Bapa kita yang berjanji akan menguatkan kita.

          Tapi apa jadinya kalo kita tidak punya common strength …
          Cowok sebaik apapun, hanya manusia biasa.  ketika badai kehidupan mulai menerjang, yang kita butuhkan bukan cowok yang baik tapi cowok yang tau kemana dia bisa mendapat kekuatan Ilahi untuk menopang dirinya dan menopang keluarganya …  Ketika masalah dateng, kita ngga butuh cowok baik, tapi kita butuh cowok yang bersandar pada Tuhan. cowok yang baik bisa ambruk ketika masalah silih berganti, tapi cowok yang bersandar pada Tuhan justru akan bangkit seperti rajawali ketika masalah datang.

          Yes 40:30-31 "Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah."

          That’s why only a good man is not enough. We need a godly man to build a godly marriage.

          Waktu gue married, gue kutip one of my fave poem di undangan dan di liturgi.

          Marriage takes three to be complete. (By: Beth Stuckwisch)
It's not enough for two to meet, they must be united in love by love's Creator, God above.
Then their love will be firm and strong; able to last when things go wrong.
 Because they've felt God's love and know He's always there, He'll never go.
And they have both loved Him in kind, with all the heart and soul and mind.
And in that love they've found the way, to love each other every day.
A marriage that follows God's plan takes more than a woman and a man.
It needs a oneness that can be only from Christ. Marriage takes three

Yup, gue setuju banget. Hanya dengan tangan Tuhan, our love will be firm and strong, able to last when things go wrong!

Banyak hal di dunia ini bisa terjadi. En hanya dengan kasih karunia Tuhan dan Iman bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan, kita bisa maju terus, bisa terbang dan bukannya terpuruk ketika badai itu datang.
That’s why once again … a good man is not enough …

Seorang temen gue, Shinta, yang nulis Mencari Ayah Yang Baik Bagi Anak-anakku, bilang begini,
          A godly man is an imperfect man that worships the perfect God … and it’s the perfect God who will mold and shape him to be more and more like Jesus.  

          Gue setuju 1000% ama statement di atas. Cowok yang godly (bukan sekedar Kristen, sekedar pelayanan tapi bener-bener cowok yang takut akan Tuhan), itu bukan cowok yang sempurna. Suami gue kagak sempurna, tapi karena dia menyembah Allah yang sempurna, krn suami gue mengasihi Allah yang sempurna maka Allah SENDIRI yang akan turun tangan dan membentuk dia untuk menjadi seperti Yesus. Bukan kita, para wanita, para istri yang bisa mengubah dia, cuman Tuhan yang bisa.

          En alasan terakhir guys, I want you to look into God’s heart when He gave that command to us.
          Salah satu alasan kita menolak untuk taat pada perintah Tuhan adalah karena kita ngga mengerti hati-Nya. Kita pikir Tuhan itu mau bikin kita repot. Kita pikir Tuhan itu seneng kalo kita ngga seneng. Kita pikir tuhan itu ‘JAHAT’, (oh tentu saja kita ngga terang2an bilang Tuhan itu jahat, tapi ketika kita mempertanyakan perintahnya, sebenernya kita meragukan bahwa Tuhan itu BAIK dank arena Tuhan itu BAIK maka semua perintah-Nya itu untuk KEBAIKKAN juga).

           Oke, bayangkan guys kalian pergi lagi ikut hiking di suatu hutan. Nah ketika jalan melewati satu jalan setapak ternyata di ujung jalan setapak itu, kalian ngeliat ada lobang besar penuh ular di situ. HIIIII … gue paling takut sama ular >.< Apa yang kalian lakukan? Kalian pasti buru-buru balik, en ketika ada temen-temen laen yang mau ke jalan itu, kalian pasti bilang, “JANGAANNN ke situ. Di ujung sono ada lubang penuh ular bow!!”

          Ketika kalian ‘melarang’ temen-temen kalian buat ke sono, eh temen bae kalian malah ngga percaya, dia malah ngetawain kalian en bilang kalian lebay. >.< what will you feel guys?

          Kesel karena ngga dipercaya … Kesel karena malah diketawain. En yang sangat mungkin, sedih … yah sedih. Because your own bestfriend nga percaya sama kalian, karena sahabat kalian sendiri ngga percaya kalo larangan kalian itu untuk kebaikkan dia.

          Kira-kira begitulah hati-Nya Tuhan … Semua larangan di Alkitab itu Tuhan berikan karena Ia tahu, di ujung jalan yang sepertinya nikmat, baik, bagus, ada lubang penuh ular. Ada tangisan, ada ratapan, ada rintihan …

          Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut. Amsal 14 : 12

          En ketika kita terjatuh, kita melanggar dan kita menangis, apa kita pikir Tuhan akan bilang, “Ya udah … sukurin loh. Ngga nurut sih!”
          Ngga.

            Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita, Mazmur 103 : 10

            Tuhan juga menangis dengan kita ketika kita menangis. Kalau kalian liat, ibu-ibu yang anaknya sedang sakit, siapa yang nangisnya lebih kenceng? IBUNYA. Semua ibu kalo ditanya, mending dia yang sakit apa mending anaknya yang sakit pasti semua bilang, mending dia yang sakit bukan anaknya. Kalau manusia yang penuh dengan dosa dan egois aja bisa begitu, kebayang ngga sih guys, hati-Nya Tuhan tuh kayak apa ketika kita menderita bahkan karena kesalahan kita sendiri??

          Guys, trust HIS HEART. Perintah menikah hanya dengan yang sepadan itu bukan untuk membuat kalian menderita! NO!! Justru Tuhan pengen kalian menikmati pernikahan yang indah, menikmati pernikahan dengan suami yang bener-bener mau belajar mengasihi kalian seperti Kristus mengasihi jemaatt!!!

He doesn’t want to give you just a happy marriage, He wants to give you a fulfilling marriage so that through your marriage you can GLORIFY HIS NAME! He wants to use you and your spouse to blessed the nation through your marriage!! En Dia tau itu hanya bisa terjadi, jika kalian menikah dengan anak-Nya yang sekalipun ngga sempurna tapi mau terus disempurnakan oleh tangan-Nya.




"I would rather wait a thousand years for that man who loves and fears the Lord and live 1 fullfilled day of marriage together, than wait a day & live 1000 ‘just happy’ (or worse live 1000 miserable) days together. (Ershinta Vid Neyst)"

Label:

30/01/12

Apa Yang Harus Dilakukan Waktu Single?

Hiii gw dapat notes bagus n membangunn bgt nih... sebenernya notes ini udh pernah gw baca tp biar gw bs inget gw copas, sumbernya dari sini.. tinggal klik--->> Tuhan Masih Menulis Cerita Cinta 

Gals, lebih bae gue jawab pertanyaan ini dulu baru jawab pertanyaan “How Do I KNOW?”. Coz kalo apa yang kita lakukan sewaktu masih single itu bener, akan lebih mudah buat kita untuk ‘know’ when the time comes …
                Udeh ada buanyaaakk buku yang bahas soal ini. Ntar di bagian bawah gue kasih beberapa compulsory reading (alias daftar bacaan WAJIB) buat yang pengen tahu lebih banyak hehehe.

  1. STOP LOOKING  alias Berhenti Mencari-cari
: O Well, sebelon jelasin lebih lanjut, gue mau elu orang liat beberapa bagian Alkitab ini dulu.

TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia." (Kejadian 2 : 18)

Berkatalah Abraham kepada hambanya yang paling tua dalam rumahnya, yang menjadi kuasa atas segala kepunyaannya, katanya: "Baiklah letakkan tanganmu di bawah pangkal pahaku, … Tetapi engkau harus pergi ke negeriku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang isteri bagi Ishak, anakku. Kejadian 24 : 2,4

Lalu Naomi, mertuanya itu, berkata kepadanya: "Anakku, apakah tidak ada baiknya jika aku mencari tempat perlindungan bagimu supaya engkau berbahagia? Rut 3 : 1

3 bagian Alkitab di atas, itu adalah awal mula dari 3 kisah cinta. Kisah Cinta Adam – Hawa, Ishak – Ribka, Boas – Ruth. Nah sekarang pertanyaannya, apa kesamaan dari 3 ayat di atas?? :P

Ayo dicari … Hehehe.

Kesamaan dari 3 ayat di atas adalah, ketiga kisah cinta di atas, di mulai dari inisiatif orang yang berotoritas atas Adam (Tuhan), Ishak (Abraham – ayahnya), Ruth (Naomi – mertuanya). Bukan Adam yang mencari-cari Hawa. Bukan Ishak yang gelisah karena masih single. Bukan pula Ruth yang jelalatan cari the potential husband. Semua kisah itu diawali dari Tuhan dan orang yang berotoritas atas mereka yang melihat bahwa mereka MEMBUTUHKAN pasangan!

Seringkali, hal pertama yang kita lakukan ketika kita single adalah CARI SENDIRI. Tanya kanan kiri. Doain si anu sampe si ono. Padahal kita sendiri belum tau, sebenernya kita SUDAH SIAP MENIKAH atau belum? Ohhh di mata kita mungkin sudah, tapi apakah di mata Tuhan, di mata orang tua, kita sudah cukup dewasa untuk menikah? Apakah  kita sudah cukup matang, punya kesediaan rela berkorban, punya kedewasaan untuk memaafkan?  

Jangan-jangan, kita masih terlalu manja, egois, moody, pendendam, sulit mengampuni, sulit beradaptasi, semaunya sendiri (semua daftar di atas adalah daftar sifat yang HARUS ADA kalo kalian pengen punya pernikahan seperti di neraka). Coba kalian pikir, Tuhan itu sayang sama anak-anak-Nya. En Tuhan juga sayang sama calon pasangan kalian. Nah, kalo Tuhan liat, kita masih keras kepala, ngga bisa diatur, sok tahu, sombong, Tuhan tahu kalo dibiarin ketemu sekarang, kesian calon pasangan kita. Bukannya kita jadi berkat buat mereka, yang ada malah jadi kutuk!! Bukannya bikin mereka jadi org yg lebih bae, lebih dekat dengan Tuhan, yang ada mereka justru stress dengerin rengekan dan keluhan kita yang tiada henti.

So, gals. STOP MENCARI, sebaliknya, datanglah kepada Tuhan dan bertanya sama Tuhan, “Tuhan, apakah menurut-Mu saya sudah siap menikah? Apakah saya sudah siap membahagiakan calon pasangan saya? Bentuklah aku dulu, Tuhan.”

Ketika Tuhan melihat kita sudah SIAP, maka Tuhan sendiri yang akan mempertemukan pada waktu-Nya.
2。 Cari dahulu Kerajaan Allah dan Kebenaran-Nya
Nah, trus apa yang perlu dicari pas lagi single? Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya! Apa itu Kerajaan Allah? Ada banyak definisi guys.Kalo buat gue secara sederhana, kerajaan Allah itu tempat di mana Allah jadi RAJA. Makanya namanya Kerajaan Allah, bukan kerajaan gue.

Sekarang, kita perlu check, hidup kita itu udeh dalam  Kerajaan Allah belon? Tuhan udeh bener-bener jadi RAJA belon atas hidup kita? Atau Tuhan cuman kita anggap jadi sinterklas buat ngabulin permohonan, atau Tuhan jadiin tukang mak comblang cuman ditanyain, “Dia bukan orgnya, Tuhaaann?!?!” 

Hal pertama yang harus jadi prioritas para single dan semua orang percaya adalah mencari DAHULU Kerajaan Allah. Jadilan Allah itu RAJA dalam hidup kita.

Salah satu cara konkritnya adalah, cari tau apa PANGGILAN mu. Jadi guru kah? Jadi penulis kah? Jadi chief kah? Gumulkan, tanya sungguh2, kalo perlu doa puasa. Jangan berhenti sampe Tuhan bukakan apa panggilanmu. It may takes few days, few months or even few years .. but yang pasti kalo kita mencari PASTI menemukan, kalo kita bertanya PASTI mendapat jawaban. : )

Kenapa itu penting? Karena salah satu cara nanti kita bisa tahu, apakah orang ini cocok atau ngga buat kita yah dari apakah dia bisa mendukung panggilan kita atau tidak??

Gue tau panggilan gue thn 2005. Jadi tukang ceritanya Tuhan. cerita apa yang Tuhan lakukan dalam hidup gue. Itu panggilan gue.  Trus jadilah tiap gue deket sama cowok, or mereka mulai pdkt, gue pasti tanya, “Eh loe kan temenan ama gue neh. Kalo loe deket sama gue, ada resikonya loh. Loe bisa masuk ke dalam tulisan-tulisan gue. Loe keberatan kagak?”

Mungkin kalian mikir, ah masak iya ada yang keberatan. Tapi beneran ADA loh yang keberatan. :p  Ada beberapa godly man yang sempet deket sama gue trus bilang, “Loe berani yah cerita-cerita kehidupan pribadi loe di muka umum. Kalo gue sih ngga nyaman.” Begitu dia bilang begitu, gue langsung AHA!! He’s not the one. Hahaha. COREEETTTT … :p

Tepen sebaliknya, dia malah getol suruh gue nulis. Hahaha.

Selan itu guys, BIASANYA Tuhan baru kasih jodoh setelah kita ADA di dalam panggilan Tuhan. Karena fungsi utama penolong itu yang untuk menolong kita MENGGENAPI rencana Tuhan atas hidup kita!! Fungsi pasangan itu tuh itu. Bukan cuman mesra-mesra ngga jelas. So, kalo kalian belon tau apa panggilan kalian, GUMULI dulu itu!!

Setelah itu, cari kebenaran Tuhan! Baca Alkitab!! Baca buku-buku rohani! Baca buku2 pernikahan, parenting. Cari kebenaran Tuhan sebanyak-banyaknya. Tanamkan itu semua dalam hati kalian. Percaya deh, once kalian punya pacar, kalo kalian dah tau banyak kebenaran Tuhan, pacaran itu LEBIH GAMPANG :p bukan karena ngga ada masalah, tapi karena kalian lebih tau gmana cara ngatasin masalah itu.

3。 Ada di Tempat yang Benar!          
Maksudnyeee?? Maksud gue begini … Siapa diantara kalian yang pengen punya suami yang Godly Man?!!? Bukan GT-Man loh ya tapi Godly Man hehehe.

Pasti banyak yang ngacung tangan sambil bilang, “GUEEEE”

Nah, gue tuh ye, kadang ketemu ce-ce yang bertanya, “Duhh zaman sekarang susah yaa cari co yang sungguh-sungguh sama Tuhan!” ternyata setelah gue ngobrol sama mereka, selidik punya selidik, ternyataaaa mereka itu org2 kristen. Tapi … cuman ke gereja SEMINGGU SEKALE, kagak ikut pelayanan, ngga gaul sama anak-anak yang cinta Tuhan . >.

Kalo kayak gitu caranya gals, sampe maranatha Tuhan Yesus datang yang kedua kali, KAGAK BAKAL KETEMU!! Gubraks duenk duenk duenkk deh!!

: O LOH emank kenape cik?!

Neh, loe orang pikir ye … co yang Godly, cinta Tuhan, rajin bekerja, bae, kagak kasar, kagak suka mukul, cinta keluarga, kira-kira cari ce yang kayak apa?? Yang kayak mereka lah!! Yang Godly juga. Yang punya hati berkobar-kobar buat Yesus en jiwa-jiwa, yang rajin bekerja juga, yang cinta ama keluarganya juga!!
Nah sekarang, kalo kita ke gereja cuman kebaktian abis itu langsung pulang, kagak pernah ikut persekutuan, kagak pernah ikut pelayanan, diajakkin besuk menolak, temen-temennya semua kagak ada yang cinta Tuhan, sehari-hari kagak pernah tuh bawa-bawa Tuhan dalam pembicaraan, nulis status FB isinya semuanya keluhan, “Jalan macet laahh”, “boss bawel lah”, klien ngga tau diuntung laahh”, “doseen killerrr tugas segunung laahh”,  

Kira-kira klo ada Godly man ngeliat ce kayak gitu, tertarik ngga ya dia??  Kalo dia bener-bener co Godly, trus ngeliat kita dateng gereja pake rok mini, tank top en tali BH keliatan kemana-mana, yakin gals, kalian dilirik pun kagak!! Kenape? Kalo dia bener-bener Godly, dia berarti mo jaga kekudusannya dia, mana mau dia sama cewek yang ngumbar body kemane-mane!!! Dia juga pengen cewek yang sama-sama serius jaga kekudusan!

Gue ngga bicara co godly = co pelayanan loh ya. Tapi co yang bener-bener cinta Tuhan en serius sama Tuhan.
   Kalo kalian pengen punya suami yang cinta Tuhan kalian juga kudu cinta Tuhan! Kalian pengen punya suami yang suka membaca Firman, kalian juga harus suka baca Firman. Kalo ngga, kagak nyambung bowww!! 
    So pastikan kalian juga ada di lingkungan yang tepat. Aktif di gereja. Aktif di persekutuan kampus. Cari komsel! Bertumbuh di situ. Ikut dalam group-group pelayanan yang sesuai minat dan panggilan kalian. Anak jalanan kek, kelas menulis kek, kelompok memasak kek.


4。Perbaiki Hubungan dengan ORTU!! 
Gals ... sekali lagi ortu tuh punya peran pentinnnggg banget dalam hal pasangan hidup. So mumpng masih single, DEKATKAN hubungan kalian dengan ortu. Sering2 ngobrol dengan mereka. Kalo dulu pernah ada masalah, bereskaannn ... En gue bener-bener menyarankan untuk kalian bikin perjanjian Ayah Anak dengan Papa kalian. 

cerita lengkap di http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150275292047962 

5. Prepare Yourself To Be  A Good Wife
Belajar masak. Belajar kerjaain kerjaan rumah tangga. Ngosek WC, nyetrika kemeja cowok, ngelipat baju cowok (mulai deh dgn latihan setrikain baju en celana bokap!!), belajar bikin laporan keuangan. En satu lagi BELAJAR JAHIT! Itu penting bangeeettt gue nyesel sel sel kagak bisa jahit   >.<     

So daripada meratapi masa single kagak jelas, masuk ke dapur noh! Belajar sama si iyem! Belajar milih sayur, milih papaya yang manis, milih daging yang bagus!

Belajar menenangkan cowok lagi marah, lagi sedih. En juga … BERESKAN LUKA-LUKA HATI! Ibaratnya loe mau pergi naek pesawat, loe kudu check bagasi loe over kagak! Nah kita semua itu punya banyak yang namanya emotional baggage. Entah itu luka hati karena ortu, mantan pacar, guru dll. Beresin itu semua selama masih single!! Cari konselor Kristen yang bisa dipercaya, konseling sama dia. Itu tuh penting bgt. Coz kalo kalian ngga beresin itu semua ketika masih single, heeemmm  kalian harus beresin itu setelah married en itu lebih sulittt …

6.Siap Setiap Saat!
Kalian harus belajar en prepare dari sekarang karena kalian ngga akan pernah TAU kapan kalian ketemu dengan calon pasangan kalian.  

Buat Ribka, hari itu mungkin just another day. Hari biasa dimana dia biasa ambil air. Siapa yang tau pertemuan dengan 1 org itu mengubah hidupnya!! En demikian juga dengan kalian guys! We’ll never know!! Kita ngga pernah tau, siapa tau tante-tante yang lagi kerepotan bawa belanjaan di depan kita itu calon mertua kita … we’ll never know.

But jangan trus tiap kali pergi, pergi dengan pikiran, “Wah jangan-jangan today is the day!” -.- bisa stress kalian hahahaha. Santai aja, take it easy, tapi selalulah siap sedia untuk dipakai Tuhan kapanpun Tuhan mau memakai kalian. En lakukan itu tanpa pamrih ya hehehe.

Oke sebagai penutup gue kasih beberapa buku buat referensi
  1. Lady In Waiting
  2. Boys Meets Girls
  3. When God Writes Your Love Story
  4. So, You’re Getting mArried

Label:

DEPRESI.. Oh Tidak!!

ditengah remang-cuaca kali ini.. gw mau bagiin tentang Depresi.. Sebenernya ini firman yang pernah dibagi pendeta gw saat digereja.. Check this out..

Ngomong2 tentang depresi gw jd inget tembang lawas bgini "Mendung... Sengajakah engkau mewakili.. pikiranku.... Pasti klu lg depresi atau sutrisno a.k.a stress smw akan terlihat mendung, gelap jadi ga bisa mlihat apa2, ya gak sih?hhmm...

Orang Depresi itu sendiri adalah seseorang yang mengalami kelelahan tapi tidak tahu cara mengatasinya..
Siapa yang pernah depresi??? silahkan angkat kaki.. *lohh??? jangann.. candaaa...
Setiap Orang pasti pernah depresi atau mengalami titik dimana dy merasa buntu, ga tau kemana dan harus ngapain..Bukan hanya orang-orang awam aja yang bisa terkena virus ini..orang sukses macam Obama, Oprah, Agnes Monica, Ciputra, dan Armitri Desi #eh pasti pernah mengalaminya, orang yang dekett bgt sama Tuhan kaya pendeta, pelayan2 gereja, seseorang yg Rohani dan ngeroh bangeett pun juga pasti pernah, tapi keputusan mereka untuk bangkit dr keterpurukkan mereka itulah yang membawa mereka tetap bertahan sampai sekarang.. :D
Gue akan ceritain salah satu contohnya seseorang yang pernah depresi.. Dia adalah seorang nabi yang takut akan Tuhan, radikal,  penyambung lidah Allah selama 3 tahun, orang kepercayaan Tuhan, dia juga yang dipakai Tuhan untuk menyatakan kekeringan dan  menurunkan hujan  yg begitu lama di Israel, orang yang dipakai Tuhan juga untuk mengadakan mujizat bagi janda sarfat.. Wahh pasti udah ketebak dehh... Dia adalahhh Jeng..Jeng... Nabi ELIA...
welehh.. nabi Elia bs depresi?? Yahh bslahh.. karena Nabiii Elia juga Manusiaaaa... Punya Rasa Punya hati Jangan Samakan Dengan Pisau Belati..... eaaa... 
Jadi begini kisahnya:
Elia memiliki musuh bebuyutan yang bernama IZebel (dr namanya aja udh Zebelin bgt;p), si tante iiz ini punya suami yang namanya ahab yang menyembah berhala.... Nah si Ahab ini ngadu ky bocah ke Izebel bahwa si Nabi Elia udin ngebunuh nabi2 baalnya si tante Iiz (baca deh 1 raja" 18:40 tp bc satu pasal lebi baik:)). Pas denger kabar itu si tante iiz tuh ngancem Elia kalau si nabi Elia akan dibuat mati/dibunuh sama seperti nabi baal Nabi Elia bunuh.. werrrrr..... *ngerii
Just 4 info, (dipasal 18) Elia itu adalah satu2nya nabi Tuhan di Israel, tp ada nabi2 lainn yaitu nabi baal sebanyak 450 org. Disana dia dipakai Tuhan utk menyatakan Kebesarran Tuhan kepada rakyat israel yang 'galau' mau pilih Tuhan Allah atau Baal. Nah supaya rakya percaya pada Tuhan nih.. Si Elia menantang nabi2 baal siapa yang bisa membakar  lembu tanpa menaruh api diatasnya, tapi dengan keyakinan dan kepercayaan masing2 meminta kepada Tuhan masing2 utk menurunkan api.. wuiihh nabi2 baal smpe jungkir2 balik jg ga turun2 tuh api, tp elia minta langsung kepada Tuhan Allah utk menurunkan Api  di atas lembu2 yang udh dibanjiri air yang klu secara manusiawi gakk mungkinnn api bs ada tp dibuat Tuhan menjadi ADA.. hebaattt! rakyat menjadi percaya, dan elia meminta rakyat utk nangkepin tuh nabi2 baal dan akhirnya elia membunuh sebanyak 450 nabi2 baal yg bikin rakyat SESAT... Belum selesai smpai situ, stelah itu elia  naik ke gunung karmel untuk meminta Tuhan menurunkan hujan.. WEewww.. kuat banget yaa Elia..
Dari yg kita lihat dikisah seblumnya, pasti setelah kejadian itu Elisa merasa lelah bangeeettt.. Nah.. mungkin krn fisik dia lagi lelah yg jg memicu dia langsung merasa takut setelah diancam oleh tante Iiz..
Read more »

Label:

27/01/12

Moving On

Firman Tuhan dlm Yesaya bilang
"Buluh yang terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya"

dan amsal 24:16 jg bilang
"sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali"
firman ini benar-benar gw alamin.. wkt itu gw udh ngerasa di titik terindah hidup gw.. tapi Tuhan ga membiarkan gw  terlalu lama jatuh lama-lama.. Dengan tanganNya yang kuat, hangat dan tatapanNya yang lembut memampukan gw utk bangkit kembali dari semuanya.. Sungguh beryukur banget gw punya Tuhan, Sahabat dan Bapa sperti Dia.. Mungkin di tahun lalu banyak kegagalan yang gw alamin, banyak air mata dan banyak kekecewaan yg gw alami dan gw buat bagi gw, sekeliling gue terutama Tuhan. Seberapapun beratnya tahun lalu gw harus Move On... Harus belajar menjadi seseorang yang bertahan smpai garis akhir "FINISHING WELL", ga berkutat dengan masa lalu dan ketakutan-ketakutan, mengandalkan Tuhan dalam segala hal, dan berjalan dengan iman.
Di tahun ini gw komit utk bangkit, berjuang dan berjalan bersamaNya..
 
Bapa.. desi ga tahu apa yang akan terjadi kedepan..
Tapi Tuhan ajar desi utk tetap berharap padaMU dalam setiap prosesan-prosesan yang Bapa izinkan terjadi dalam hidup desi, buat desi utk tidak goyah, terus  setia n percaya bahwa sekalipun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang kasih SetiaMu tak akan pernah beranjak utk desi. Ajar desi utk melihat sekelilingku bukan dengan sudut pandangku tapi dengan sudut pandangMu Pa...
Pa pegang tangan desi erat ya,, sekiranya desi mulai melenceng dari padaMu Tarik saja desi Tuhan utk kembali padaMU... Aku percaya bahwa lewat semua yang desi lewati Engkau akan membawaku dari kemuliaan kepada kemuliaan..:D



thx buat yang udh mampir... Ohya ada satu lagu yang gw suka banget dan pas utk gw. kalian jg pasti tau.. lagunya Mariah Carey yang "Through The Rain" makna lagu ini dalem banget, tp sayangnya utk video clipnya gw kurang klik.. hehe.. ini lagunya
When you are caught in the rain
With nowere to run
When you’re distraught
And in pai, without anyone and you keep crying out
to be saved, but noboty comes
and you feel so far away

That you just can't find your way home

you can get there alone
it's okay
What you say is


I can make it through the rain

I can stand up once again
On my own and I know
That I’m strong enough to mend
And every time I feel afraid
I hold tighter to my faith
And I live one more day
And I make it through the rain

And if you keep falling down

Don’t you dare give in
You will arise safe and sound
So keep pressing on steadfastly
And you’ll find what you need to prevail
What you say is

I can make it through the rain

I can stand up once again
On my own and I know
That I’m strong enough to mend
And every time I feel afraid
I hold tighter to my faith
And I live one more day
And I make it through the rain

And when the wind blows

As shadows grow close
Don’t be afraid
There’s nothing you can’t face
And should they tell you
You’ll never pull through
Don’t hesitate
Stand tall and say I

I can make it through the rain

I can stand up once again
On my own and I know
That I’m strong enough to mend
And every time I feel afraid
I hold tighter to my faith
And I live one more day
And I'll make it through the rain

I can make it through the rain

And stand up once again
And I live one more day, and I
I can make it through the rain
Oh yes, you can
You’re gonna make it through the rain.
mw dengerin?? klik disini aja:D 

Label: ,

17/01/12

Kegalauan Sebelum Tahun Baru

wahh tidak terasaa usia gue udh 22 tahunn, cepet bgt waktu berjalan.. pikir gue saat itu..
tiba-tiba pikiran gue melayang ke hari-hari ang lalu di tahun 2011.
Gue melihat dan membuka kembali memori-memori yang sudah gue lewati ditahun 2011..
Melihat lagi goal setting yang dulu pernah gue buat dengan begitu semangat..
Gue terdiam dan tertunduk lesu.. Knp? Hmm.. kalian pasti mengetahui jawabannya..
Ternyata banyak Kegagalan-Kegagalan yang gue alami dan sebenarnya sebelum 2012 ini datang yaitu di bulan Desember, 5 sebelum hari ulang tahun, gue udah menyadari banget banyak hal yang ga tercapai, banyak hal hal gue ngecewain sekeliling gue terutama Tuhan dan kedua adalah Bokap Nyokap gw. Disitu gue ngerasa gue belum bisa menjadi anak yang menyenangkan dan membanggakan mereka.  Saat itu gue merasa ga siap utk menghadapi hari pertambahan umur gue. Malu sama Tuhan, Bokap n Nyokap,malu sama orang-orang lain, temen2 gue yang udh mantep2, dan juga malu diri sendiri pluss kecewa dengan diri sendiri. #pedihbetpedih hahahaha. nih ada bukti autentik tentang kegalauan gue: Keenggananku .
dihari2 itu gue galau banget, merasa tertuduh, gue terhanyut dengan intimidasi2, membandingkan diri sendiri dengan orang lain yang wara-wiri dipikiran gue yang membuat gue semakin terpuruk dan down abiss..
Semuanya serba galau kecuali pas makan dan tidur gue ga galau sama sekali.. ahhahaahhaa....
Dannnnn ulang tahunnn gue pun tibaa, akhirrnyaaaa.. gue tetep galau saudara.. hahaha...(gak bersyukur bgt ya.. Ampuni aku Tuhan..). Gue kurang bersukacita saat itu.. tapi bersyukur disaat lg sedih pastii adaaja Tuhan kirimin orang2 untuk menghibur gue...yaitu bokap,nyokap, sodara2 n temen2, tp ada sih yg gw harap ngucapin ternyata dia tidak ngucapin, yasudahlah ya.. *lupakannn hahaha.
Ada hal yang bikin gue terharu banget adalah saat hari minggu pagi digereja, gue dikasih hadiah oleh anak komsel  namanya tabita. Hadiahnya dibungkus dengan rapih berbentuk tas yang isinya sebuah buku notes, jepitan, pulpen biru dan kartu ucapan yang unik banget.. gak tau kenapa yah saat gue buka hadiah itu di rumah gw meneteskan air mata saudara-saudara dan gw merasa itu mjd sbuah motivasi gue utk move on.. "Thx ya dek, dah jd penghiburan buat kakak..:D. Buku notesnya kk pake loh utk nulis firman, curhat. Smw hadiahnya pas bgt utk kk..:))"
kembali ke laptop..
Hari-hari ultah gue udah lewat tapi kegalauan tentang kebimbangan, merasa gagal, ga mampu masih menghantui gw saat itu.. Hal yang paling buat gue sedih adalah gue blum bisa kasih sesuatu yang terbaik buat Tuhan dan Ortu..T.T dan hal ini terjadi satu bulan penuh saudara..
padahal bulan desember itu adalah bulan yang repot dimana harus ngurusin natal gereja anak, prepare utk wl natal di youth wuiihhh.. rasa2nyaa pengen berhenti sejenak.. tapi gak bisa berhenti.. Saat itu gue berusaha utk mengesampingkan semua perasaan, urusan pribadi dan fokus kasih yang terbaik utk Tuhan kepada anak-anak n jemaat Tuhan, berusaha senyum meski hati remuk redam..haha.. Gue salah si, seharusnya dari lluar dan dalam harus sama..Tapi gue bersyukur banget sama Tuhan.. acara natal  gereja anak n natal youthnya berjalan dengan lancar..dan gue jg sukses jd pahlawan2nan.. wekekekkkk... ni fotonya







setelahh acara natal selesai, ternyata kondisi hati gue belum selesai *parahbangetya
smpai akhir Desember hal itu masih menggerogoti gue.. sebenarnya udah lelah dengan perasaan yang ga jelas kaya gitu.. tapi bodohnya masih juga mengizinkan perasaan aneh itu datang.. *lemparcabe*
Itulah kegalauan gue sebelum tahun baruuu... hehe.. 
mau tau kisah selanjutnyaa??



Label: