31/01/12

Maaf Aku Telah Membuatmu Menangis


Pagi itu yang cerah..
Aku segara bangun dari tempat tidurku..
Menghadap sang Penulis hidup dan bersyukur kepadanya..
Seperti biasa aku segera turun ke bawah utk melakukan aktifitasku
Entah kenapa hari itu telinga kiriku terasa sakit
Aku hanya duduk di depan sofa dimana mama dan papaku sedang berdialog
Aku bergumam smbil memegang teling dan berkata “aduh telinga kiriku sakit..”
Dengan spontan papa dan mamaku bertanya mengapa? Namun aku sendiri tak mengerti mengapa..
Mamaku berinisiatif untuk medoakanku, dan papaku pun begitu..
Ketika didoakan aku hanya bisa tutup mata dan merenungi setiap kata yang mengalir 
Terdapat pesan Tuhan yg diberikan kpdku lewat mamaku
Aku hanya diam menanhan isak sementara air mata ini terus mengalir..
Huff… dalam doa ku hela nafasku dan berpikir kapan aku bisa membahagiakan mereka?
Doa yang mereka panjatkan kpd Sang Penulis bertubi-tubi ditujukan padaku..
Kasih mereka begitu besar utkku, namun belum ada yang bs kuberikan..
Doa masih berlanjut..selang beberapa waktu kata Amin mengakhiri doa mama dan papaku..
Dengan segera papaku mengambil minyak dan dioleskannya di leher dan belakang telingaku..
Mamaku adalah seorang ibu yang ekspresif, papaku adaah seseorang yang tenang namun ku tahu di hatinya penuh doa yang tak pernah habisnya dipanjatkan kpd Tuhan ..
Setalah doa dan minyak sudah dibalur aku berbalik ke mamaku  memeluknya dan berkata “trimakasih ya ma”,
Lalu berlanjut aku peluk papaku dan mengatakn yang sama sambil menangis.. papa membalas pelukanku sambil menangis dan berkata pada Tuhan “ Tuhan, aku berharap hanya padaMu untuk membentuk anakku ini, berkati dia Tuhan, berkati dia”
Seketika itu juga aku menangis lepas.. dan berkata dalam hati Tuhan “bimbing aku utk bisa bahagiain papa mamaku…”
Disitu aku bisa melihat dan merasakan bahwa tak ada kata lagi yang bisa dikatakan, tidak tau apa lagi yang bisa dilakukannya padaku.. sehingga membuat papa menangis dan berserah sepenuhnya pada Tuhan..
Pa maafin sku, aku telah membuatmu menangis..
Sebenarnya ada 1 hal yang mama, dan papa inginkan terjadi namun ku belum  mewujudkannya..
Namun seringkali aku ragu apakah aku bisa mencapai dan meraihnya?
Tuhan.. sungguh aku tidak mengerti dan lemah utk menghadapinya sendiri, akupun tak tahu harus bagaimana tp meski aku tak mengerti mataku akan tetap memandang padaMu, sbab daripadaMulah pertolonganku..akupun percaya dan pegang janjiMu bahwa Cukuplah Kasih KaruniaMu utkku bahwa dalam kelemahankulah KekuatanMu Bekerja.. Pimpinlah aku ya Tuhan.. disepanjang jalan hidupku.. sbab Engkau bagaikan suluh bagiku, maka saat berjalan besamaMu aku tidak akan tersesat..



Label: , ,

2 Komentar:

Pada 31 Januari 2012 pukul 17.34 , Blogger Mekar A. Pradipta mengatakan...

Mama dan Papa pasti bangga punya anak perempuan kaya Desi, percaya deh! Hehehe...

 
Pada 31 Januari 2012 pukul 22.59 , Blogger SekedarKarsa mengatakan...

terharu baca comment kaka..T.T
thx ka dhieta;* #kecupbanjir

 

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda