Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

Lembah Air Mata menjadi Mata Air

Tak bisa semua orang kau senangkan.  Tak semua hal bisa kau gapai, dan dijadikan.  Tidak semua orang juga akan menyukaimu.  Kamu bukan pusat tata surya.  Namun, kamu bisa menentukan respons apa yang hadir ketika rasa terabaikan atau terkesampingkan itu muncul.  Kamu tetap pribadi yang berharga dan mulia,  apa pun yang orang katakan tentangmu,  bagaimanapun ekspresi wajah yang mereka berikan.  Semua itu tidak mengurangi value dirimu.  Semangat. Tetap lakukan yang terbaik.  Apa pun yang kamu temui untuk dikerjakan, kerjakan dengan sepenuh hati dan sekuat tenaga.  Ingat firman-Nya: “Lembah Baka menjadi lembah mata air.”  Lembah Baka artinya lembah air mata, namun Tuhan mengubahnya menjadi lembah mata air.  Di tempatmu menangis, Tuhan sedang membangunmu.  Di mana kamu hadir, ada kesegaran. Ada kehidupan.  Bukankah Bapa pernah berkata bahwa kamu adalah sungai itu?  Terus bergerak.  Semakin hari semakin bersi...

Ajari Aku

untuk memilih diam tanpa protes di tengah proses. bertahan meski jiwa ingin melawan tersenyum meski keluh dan peluh terasa penuh bersyukur meski lebih nikmat rasanya untuk mengatakan sukur dari sisi negatif pergi rasa²nya kunci, namun itu bukan solusi. sampai kapan? sampai lembah air mata menjadi mata air

Bisa Jadi

Hidup memang tak selalu baik, bukan berarti kamu korban. Bisa jadi, sedang dibentuk untuk menjadi lebih tangguh

Bertahan di tempatmu menangis

Ketika kau dewasa maka kau akan dibawa ke tempat yang tak kau sukai menangis, tertawa, lelah, menyerah kemudian bangkit kembali menjadi temanmu Kuat bukan lagi sebuah pilihan namun keharusan bolehkah ku menyerah saja? namun kau katakan teruslah maju dan bertahan ditempat kumenangis janjimu lembah air mata akan kau buat lembah mata air katamu, didalam kelemahanku kekuatanmu berkuasa Prosesan yang membuat Progresss, menang dalam proses dan progress menjadi promosi Sakit, tapi terus berjalan, sampai kapan? sampai kemenangan terjadi