Pagi yang cerah mentari bersinar dengan begitu terangnya, burung berkicau dengan merdu mengiringi langkahku ke sekolah SMA baruku. Dengan berseragam baju SMP, rambut diikat 5 dengan 1 balon yang ditiup cukup besar disetiap ikatan rambut, kaos kaki biru dan merah, tas plastic merah bertali biru, name tag. Itu merupakan perlengkapan yang kugunakan selama masa orientasi siswa disekolah. Berbagai rasa muncul dalam hati rasa senang, takut dan deg2an. Apalagi pagi itu aku datang agak terlambat karena papa ku tak bisa mengantarkan aku kesekolah. Alhasil aku nekat berangkat sendiri tanpa perduli banyak orang yang memandangku dengan tatapan tajam dan menyelidik sambil mesam mesem, seakan ada seorang ondel2 yang melintas dihadapan mereka. Hmmm… aku pasang wajah cuek dan menganggap semua orang itu tembok, muka rata.. loh?? Haha
Sampai disekolah ternyata aku tidak diperbolehkan masuk krn terlambat dan terpaksa harus menunggu giliran tanda tangan bagi casis yang terlambat. Setelah tanda tangan aku diperbolehkan masuk..” horeee,,, akhirnyaa “ kataku dlm hati. Memang hari ini dewi fortuna sedang berpihak pdku sepertinya..:D. banyak pengalaman yang terjadi selama masa orientassi ini.. bertemu berbagai macam karakter dan wajah kakak kelas.. dari yang galak, sok galak, baik, kakak yang tebar2 pesona sana sini dan sebagainya…
Tp ada seseorang yang membuat aku tak lupa, hmm dia dalah seorang kk kelas yang menurutku tak terlalu ganteng, idung gak terlalu mancung, gak pendiem alias bawel tapi aku sedikit tertarik padanya.. hihiiii…. Jd malu.. Dia adlah seorang siswa kelas 3 sma yang merupakan salah satu panitia MOS. Awal pertama kumulai penasaran padanya adalah ketika dia marah-marah dan memanggil siswa baru yang ada diluar arena sekolah untuk masuk kedalam kelas dengan TOA yang ada ditangannya sementara aku ada disebelahnya gmn kuping gak pengang coba..
“Baris2!! Semua siswa jangan ada yang berkeliaran diluar! Siap2 masuk kelapangan sekolah” teriaknya.
Suara itu mengejutkanku dan membuyarkan konsentrasiku yang tengah merapihkan ikatan2 rambut.
“ihh… siapa sih ni orang pagi2 udh teriak2” kataku dalam hati sambil berlari menuju teman-teman yang berbaris sambil melirik name tag kk kelas yang teriak td..
“Zefanya Otniel.. ohhh… namanya itu tohh” sambil angguk2 senyam senyum sendiri.
Mungkin ini kali ya.. yang dibilang cinta pada pandangan pertama.. wkwkwkw.. lebai… mulai kejadian itu sepanjang hari mataku selalu melihat kearahnya karena penasaran, penasaran tentang dirinya dan namanya yang benar2 menarik perhatianku..namanya bagus dan bermakna, alahh…
……………………………………………………………………………di rumah…………………………………………………………………
“Kak… kaak.. ka ata .. kakak kan alumni sekolah aku sekarang ini ya ka?? Kk kenal ga yang namanya Zefanya Otniel? Tadi aku ketemu sama kk kelasku yang marah2 gtu deh” tanyaku dengan antusias. “oh.. kenal.. dia itu adek kelas gw. Dulu tuh pas w lgi ujian seni musik, dia tuh yang disuruh pa willy juga dan jadi contoh buat kelas lain malah.. pa willy ngebanggain dia gtu” jelas kkaku. Hmmm.. aku hanya bisa manggut2 sambil memikirkan dan merenungkan kata2nya barusan. Tanpa kusadari bunga2 mulai merekah dihattiku dan rasa kagum semakin besar padanya… seharian penuh aku memikirkannya menyebut namanya berulang-ulang.. menulis cerita di diari ku tentang dirinya.. sampai lupa mandi, makan dan belajar *ehh gak juga sih:p
***
Pagi sekali aku sudah berangkat kesekolah dengan semangat 45, berharap akan bertemu dengan dirinya lagi. Hmm… sekarang aku udh selesai MOS berarti aku gbs sesering melihatnya ky kmrn.. kitra2 hari ini aku bs ketemu dia lg gak ya?? ahh pasti bisalah secara satu sekolah gtu lohh…desisku.
Semenjak MOS hari itu setiap hari aku selalu mencarinya baik jam istirahat maupun jam pulang sekolah.. setiap ada dirinya mataku selalu terfokus padanya.. memperhatikan gerak geriknya, cara dy berbicara dengan temannya, bergaul dan tawanya… dan aku senyum2 sendiri pula melihat tingkah lakunya… hmmm…. Macam2 detektip gitu dehh…
Namun aku tak pernah berinteraksi dengannya, nyaliku belum cukup besar utk menengurnya atau bercanda seperti adik2 kelas yang lain bercanda dengannya.. rasa takut dan minder ini lebih besar.. aku hanya bisa melihatnya dari jauh tepatnya dari balkon sekolahku. Ketemu dengan dirinya saja aku ingin berlari. Esti kinasih seorang penulis novel mengatakan “ cewek yg sedang dilanda cinta pertama, dirinya akn merasa tidak cantik dr wanita2 yg dia lihat lebih darinya.. ingin seperti wanita2 yang dilihatnya cantik” hhehe.. begitulah yang trjadi dengan diriku…Aku merasa diriku tidak ada apa2nya dibandingkan teman2 wanita yang bergaul dengan dirinya… wajahku tidak terlalu cantik, kuitku coklat tidak putih, rambutku panjang dan berantakan, klu bertemu org yang bru dikenal sering gugup.. hmm pokoknya aku berfikir tentang semua kekuranganku.. sampai2 saat memikirkan itu aku nangis sendiri diangkot bak orang yang ditinggalkan sebatang kara.. hahaaa… parah bgt yaa…
Perasaan ini aku pendam sendiri dan belum ada satu orangpun yang tau.. sebenarya agak menderita jg sii g cerita sm orang tentang persaaan yang sedang bergejolak didalam hati ini.. bagaikan ada drumband yang sedang pentas didalam hatiku…
Karena tidak tahan lagi aku bercerita dengan teman sma baru ku yang cukup aku kenal dan dekat denganku.. aku sering pulang bareng dengan mereka dan bercanda gila2an didalam angkot ketika pulang sekolah bersama.. mereka adalah Rara dan Ina.. klu kita udh bertiga dalam satu angkot atw lagi ngumpul bareng bs ada gempa local disitu krn suara n tawa kita yang menggelegar bak Guntur *ckckck.
Aku berdiam diri sesaat utk megumpulkan keberanianku bercerita dengan mereka.. dan temanku merasakan suatu kejanggalan dan menatapku dengan mata yang menyelidik..
“ehhmmm..” aku memulai bersuara.
“ehmm juga.. knp kamu Mi?” jawab temanku serentak..
“ehh.. ga..”ucapku dengan grogi.
“ahh.. udh cerita kalii… percaya dehh ma kita..” kata mereka dengan senyum sumringah
“aku mw cerita.. tp bener yaa kalian jangan bocor atau cerita kesiapa2” kataku setengah memohon.. Rara dan Ina saling bertatapan sambl senyum
“ Iyaaa sayanggg”.
“ ehh kalian tw ka Zef kan? Dia lucu jg ya??” kataku sambil cengar cengir..
“kak Zef..kak Zefanya… ohhhh!! Ituu…. Ah biasa aja” ucap Ina
“nahhh yaaa Ami…. Knp kamu kok tiba2 ngomongin dy?”Tanya Rara curiga
“ahhh Ami naksir yaaa sama ka Zef ya??” serempak Tanya mereka..
“ ahhhh gakkk kokkk… suerrr … tekewer2..dehh” wajah bersemu merah
“ngaku aja mi…” dengan nada membujuk
Aku mengangguk. Sontak suara riuh menggelegar “cieeeeeehhhhh.. Ami suka sama ka Zef.. susah suiiitt” seru Ina.
“tp kalian jngn bilang2 atau ngecengin aku yah… pleaseee..” mohon ku pd mereka
“sip.. kecuali kepepet atw keceplosan.. hahahaa” ucap Rara
“Huuhh… nyesel dehh aku ksh tau kalian” kataku dengan bibir manyun
Otomatis selama diangkot aku menjadi bulan2an mereka.. tp entah mengapa aku ga bs marah sama mereka cm bs senyum dan cengengesan.. Rumahku sdh semakin dekat, aku langsung mempersiapkan diri utk turun.
“Ra.. Na.. aku duluan ya.. Inget! JANGAN BILANG SIAPA2, cukup kita bertiga dan Tuhan yang tau” kataku tegas. Mereka tak menjawab apa2 Cuma cengar-cengir aja kaya kambing
Tiga hari berlalu teman2 ku memegang rahasia yang kututurkan pada mereka dan aku masih merasa aman apabila bertemu dengan k Zef.. aku msh bs CCP meskipun ada dekatnya.. tapi ternyata pada hari ke 5 mereka keceplosan jg.. hikss…
begini ceritanya jadi wkt itu adlah hari Jumat dan seluruh kelas 1 2 3 digabung untuk pelajaran agama.. pastinya k zef ada disana.. detik2 sebelum pelajaran agama entah kenapa jantungku seperti sedang dangdutan g bs tenang sama sekali..
hmm.. calm down mi… knp sih lw deg2an?nyantaiiii…rileexx.. desisku dalam hati.
Ternyata itu merupakan pertanda.. bahwa temanku akan ngecengin aku dengan si diaa… saat didalam ruangan mereka menyenggol2 bahuku di depannya, berdehem2 ria smbil menyebut namaku..”ehm..Ami” goda Ina. Si Rara mah hanya ketawa dengan tawa khasnya yg besar n menggelegar.. spontan K Zef menengok ke arahku dan teman2 ku. Aku hanya nunduk, celingak celinguk pura2 bego.. hehee.. Namun ternyata temanku tak puas ngecenginku begitu saja.. dr hari kehari aku semakin dihujani dengan sejuta cengan mereka.. sampai semua temen yang lain tau..
Tp g tau kenapa aku tp tetep tidak bisa marah kepada mereka.. mungkin karena aku terlalu baik kali yahh.. haha.. atau karena bunga yg sedang indah2nya mekar dihatiku jd layu gara2 aku marah2 ke mereka.. #maksa
Begitulah setiap harinya aku menjadi bualn2an teman2 apabila aku bertemu dngan k Zef.. namun aku tetap sabarrrrr….
*bersambung
Label: ceritaku