19/06/11

..AGAIN..


Berjalan…
Berjalan…
dan berjalan….
Diriku dan sekelilingku memohon untuk aku berjalan maju..
Keinginanku adalah maju
Namun, setiap kali aku maju seringkali aku berhenti, mundur dan terjatuh..
Berulang kali ini tejadi padaku
Aku bagaikan seekor tupai bodoh yang jatuh lobang yang sama..
Aku sudah lelah dengan sifatku, lelah dengan diriku..
Ini merupakan TITIK Jenuhhhku
Bosaaannnn
Benci dengan diriku sendiri…
Berhenti dan mati dalah kata-kata yang sering tersirat di benakku..
Aku ingin lari..
Jauhhh dann pergi dari semua kondisi ini…
Aku tak bisa… aku tak mampu…
Pikiranku sering berkata “kamu memang tak bisa, kamu memang bodoh”
HAAAH!!! Aku lelahhhh!!!!
Sejenak aku bersimpuh layu diatas abu dan debu
Dengan air mata penuh dan tubuh yang penuh dengan peluhhh
Aku mengadahkan wajahku kelangit dan berkata
“WAHAI SANG PENCIPTA ALAM SEMESTA.. AKU UDAH LELAH.. LELAH DENGAN DIRIKU SENDIRI… SEMUA INI ADAAH SALAHKU… SEMUA IN KARNA AKU…. AKU BENCIII DAN KECEWA PADA DIRIKU SENDIRI.. AKU TAK BISA MEMBAHAGIAKANMU, AKU TAK BISA MENYENANGKAN ORANGTUA DAN KELUARGAKU… AKU GAGALL…. AKU TELAH MENGECEWAKAN MEREKA.. HARI INI AKU MENYERAH  TUHAN.. AKU MENYERAHH… BIAR..BIARKANLAH SAJA AKU SENDIRI,  JATUH DAN TERPURUK.. AKU TERLALU RAPUH DAN LEMAH.. AKU TAK PANTAS MENJADI ANAKMU.. ”
Air mata ini mengalir semakin deras bagaikan hujan lebat yang tak kunjung berhenti..
tak kuasa menghadapi semuaa… penghakiman pada diri membuat semakin perih hati ini…
Merasa diri semakin terpuruk.. jatuh semakin dalam dan terjerembab…
Mustahilll untuk bangkit lagi… mustahiill utk berjalan maju lagii..
Aku sudah tergopoh-gopoh, lunglai, hancur dan terkapar…
Takk mungkin ada harapan…
Saat kumerasa semua gelap
Ada setitik cahaya muncul dihadapanku..
Ada suara bisik lembutNYA ditelingaku dan berkata
MASIH ADA HARAPAN, NAK… HANYA COBALAH BUKA HATIMU..BERANILAH UTK MENEGAKKAN KEPALAMU PANDANG SAJA AKU MAKA ENGKAU TIDAK AKN MALU.. BEJALANLAH MAJU NAK.. AKU TUHAN YANG MENDAMPINGIMU, MAJU BERSAMAMU DAN MENGGANTIKANMU… BEKERJALAH SELAGI HARI MASING SIANG.. MAJULAH TERUSS.. SEMUA USAHAMU TIDAK ADA YANG SIA-SIA.. BANYAK ORANG YANG YANG MENANTIKAN DAN AKN BERSORAK-SORAI DIHARI KEMENANGANMU.. INGATLAH NAK.. AKU YANG SELALU ADA BERSAMAMU… AKU TUHAN YANG TIDAK AKAN PERNAH MEMBIARKANMU JATUH TERGELETAK.. AKU SUNGGU MENGASIHIMU.. ENGKAU SANGAT BERHARGA..BERJUANGLAH..!!BERSEMANGATLAHH!!”
Spontan air mata ini jatuh semakin deras….
Kali ini air mata ini bukan karna kesedihan ataupun keterpurukan..
air mata ini merupakan air mata syukur dan bahagia
ternyata aku tidak sendiri..
ternyata aku tidak terpuruk seperti yang kubayangkan..
aku masih ada kesempatan..
masih ada harapan utk bangkit…
harapan utk melangkah dan berjalan lagi…
maju lagii…
haruusss! Harus bersemangat!! Harus maju kembali!!
Hari ini aku menyadari dan mengalami sendiri bahwa
buluh yang patah dan terkulai tidak akan diputuskanNYA, dan sumbu yang pudar nyaanya tidak akan dipadamkanNYA sampai ia menjadikan hukum itu menang”

Label:

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda